Keputusan KPPU & Imbasnya ke Konsumen Matic

327a81d

Jagat motor di Indonesia baru-baru ini dikagetkan dengan kuputusan KPPU yang memvonis bersalah kepada AHM & YIMM dengan tuduhan telah melakukan praktek kartel berupa kesepakatan penetapan harga khususnya matic 110-125cc. Hukuman yang diberikan kepada AHM & YIMM berupa denda administratif senilai total 47,5Milyar (22,5M dibebankan kepada AHM, 25M kepada YIMM).
Kedua produsen motor ini dinyatakan bersalah telah bersepakat menaikkan harga bersama, sementara vonis yang diberikan hanyalah denda. Lalu imbasnya terhadap masyarakat terhadap keputusan ini apa? Apakah memberikan imbas positif atau sebaliknya memberikan imbas negatif?

Menurut Dablek Biker selain keputusan ini konyol dimana jika YIMM & AHM bersepakat mengenai harga motor matic, sementara market share YIMM terus tergerus. Tentunya ini adalah sesuatu yang konyol dalam sebuah praktek Kartel. Dalam praktek Kartel kesepakatan tentunya berimbas kepada masing-masing peserta untuk mempertahankan market share masing-masing. Sementara dalam kasus ini YIMM market sharenya terus menurun. Lalu hukuman yang diberikan adalah denda dan tidak ada keputusan lain terutama mengenai harga jual ke Konsumen. Menurut pengamatan Dablek Biker justru hanya akan memberikan imbas negatif ke konsumen dan masyarakat.

Imbas negatif pertama yang akan dirasakan tentunya adalah harga jual matic Honda & Yamaha tidak akan turun. Denda ini akan dianggap sebagai Cost yang pastinya akan ditanggung oleh konsumen. Kedepannya harga jual keduanya tentu akan meningkat untuk menutupi cost yang muncul akibat persidangan oleh KPPU ini.

Imbas negatif kedua adalah yang lebih mengerikan. Keputusan bersalah melakukan praktek kartel yang kesannya dipaksakan serta denda yang besar akan sangat berpengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia. Tidak hanya di industri otomotif saja namun juga bisa berpengaruh terhadap industri lainnya yang berujung perlambatan ekonomi. Akibat keputusan dengan ini bisa saja terjadi penarikan Investasi sehingga rencana menjadikan Indonesia sebagai production base untuk pasar Asia Tenggara dibatalkan atau ditunda.

Imbas negatif pertama tentunya tidak akan dapat dihindari bahkan jika AHM & YIMM akhirnya memenangkan banding sekalipun. Biaya persidangan yang mahal itu tentunya akan dibebankan ke harga jual akhir. Namun semoga apapun akhir dari drama DUIT ini tidak memunculkan imbas negatif yang kedua yang dapat melambatkan perekonomian Indonesia.

Bagaimana kalau menurut pendapat Bro-Sis sekalian?

Advertisements

4 responses to “Keputusan KPPU & Imbasnya ke Konsumen Matic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s