Polisi berlakukan tilang untuk braket gimana nasib Ojek Online???

IMG_20150925_141531.jpg

Mulai hari 1 Maret 2017 polisi akan mulai berlakukan aturan pasal 279 UU Lalu Lintas yang berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagai mana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan dan denda paling banyak Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)”. Sehingga efektif saat ini jika menggunakan braket hp akan ditilang dan dikenakan denda yang jumlahnya tidak sedikit.

Braket HP dianggap perlengkapan yang membahayakan pengendara dan menyebabkan kecelakaan sesuai aturan tersebut akan mulai ditertibkan. Jadi bro bagi yang pasang braket hp di motornya sebaiknya dilepas aja daripada kena tilang.

Yang jadi masalah dari ditertibkannya braket hp ini tentunya para gojek online yang merupakan 90% lebih pengguna braket hp. Gojek online biasanya menggunakan braket hp ini untuk dapat melihat gps atau notifikasi jika ada pesanan masuk. Meski alat ini membantu mereka, tentunya kita tidak dapat memungkiri adanya sisi negatif dari pemasangan braket yang dapat membahayakan konsentrasi penggunanya  serta membahayakan pengguna jalan lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s